NADIKABAR.COM โ€” Pemerintah Kota Denpasar bersama Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura, Bali, mengadakan cek kesehatan gratis (CKG) untuk memperluas akses layanan kesehatan masyarakat, sekaligus deteksi dini penyakit berat atau penyakit tidak menular.

โ€œCKG merupakan program nasional untuk skrining bagaimana status kesehatan masyarakat masing-masing,โ€ kata Kepala Bidang Bina Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Denpasar Wayan Sukrayasa di Denpasar, Bali, Kamis.

Perluasan layanan CKG itu diadakan di Sira Village KEK dengan menyasar masyarakat umum, warga Desa Serangan dan para pekerja di kawasan tersebut.

Dengan menggandeng sejumlah lembaga kesehatan, masyarakat dapat menikmati beragam jenis layanan pemeriksaan kesehatan terpadu mulai dari promosi kesehatan, pemeriksaan umum berupa tekanan darah, gula darah, asam urat, dan kolesterol.

Kemudian skrining penyakit tidak menular, pemeriksaan gigi, pemeriksaan mata dan pemberian kacamata, donor darah, pelayanan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) atau BPJS Kesehatan, hingga pengobatan dan perolehan obat.

Selain pelayanan medis di lokasi langsung, para peserta juga dapat mengakses layanan konsultasi lanjutan melalui fasilitas kesehatan pertama di Puskesmas III Denpasar.

Apabila memerlukan penanganan lanjutan, maka peserta yang memiliki kepesertaan JKN akan dirujuk ke rumah sakit terdekat.

Sementara itu, Kepala Komunikasi KEK Kura Kura Zefri Alfaruqy menambahkan layanan kesehatan CKG itu diadakan sekaligus memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-62 yang jatuh setiap 12 November.

Ia menjelaskan inisiatif itu dihadirkan lebih dekat kepada masyarakat mengingat para pekerja khususnya informal sering kali terkendala waktu dan biaya sehingga menunda untuk memeriksakan kesehatan sebagai bentuk deteksi dini terhadap penyakit khususnya yang tidak menular.

โ€œCek kesehatan gratis diharapkan dapat meningkatkan kesadaran jangka panjang masyarakat sekitar maupun karyawan akan pentingnya pola hidup sehat,โ€ imbuhnya.

Sementara itu, seorang warga Desa Serangan yang mengakses layanan CKG, Sujiarti mengaku terbantu dengan deteksi dini kesehatan karena lebih dekat dan mudah dijangkau.

Ia merasa lega setelah melakukan deteksi awal dengan memeriksa tekanan darah dan kolesterol.

โ€œSebelumnya belum pernah ikut karena kalau di Serangan kan biasanya di balai banjar, saya tidak bisa ikut karena kerja dan keterbatasan waktu. Tapi sekarang bisa,โ€ ucapnya.