Kegiatan ini melibatkan Pusat Produksi, Inspeksi, dan Sertifikasi Hasil Perikanan (PPISHP), aparatur Kelurahan Meruya Utara, serta UPS Badan Air Dinas Lingkungan Hidup Kecamatan Kembangan.

"Ikan sapu-sapu ditangkap dengan menggunakan jaring manual yang dioperasikan oleh petugas. Selama proses penangkapan, petugas menyisir area saluran air guna memastikan populasi ikan yang dikenal memiliki daya tahan tinggi dan mampu merusak struktur tanggul," jelasnya.

Dalam operasi penangkapan tersebut, lanjut Bety, petugas berhasil menjaring 195 ikan sapu-sapu dengan berat 28 kg.

"Hasil tangkapan ikan dikubur dalam kondisi mati di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kembangan," ujarnya.