Sementara itu, Kepala Sudin SDA Jakarta Barat Mustajab mengatakan pengerukan sedimen di PHB Perumnas Cengkareng telah dimulai sejak pekan kedua September 2026.
"Pengerukan lumpur awalnya dari SMK Cinta Kasih Tzu Chi dan di hilir terdapat pompa pengendali banjir dengan kapasitas enam meter kubik per detik," jelasnya.
Diketahui, pengerukan dilakukan sepanjang sekitar 2,2 kilometer dengan lebar saluran sekitar delapan meter dan kedalaman pengerukan mencapai 1,5 meter.
"Jika seluruh bagian saluran dikeruk, volume sedimen yang dapat diangkat diperkirakan mencapai 245.000 meter kubik dan ditampung di tempat penyimpanan sekitar lokasi," kata dia.