"Langkah kolaboratif antara pemerintah, pengelola wilayah, dan masyarakat ini diharapkan dapat mempercepat terwujudnya standar sanitasi universal di Jakarta Pusat sebagai bagian dari komitmen kota global yang sehat dan berkelanjutan," ujarnya.
Sementara itu, Ketua RW 03 Cempaka Baru Hasanudin Moni mengapresiasi pembangunan fasilitas sanitasi tersebut untuk mendukung terciptanya lingkungan permukiman yang sehat.
Namun, ia menyebutkan tiga rumah warga belum dapat terhubung dengan jaringan tangki septik komunal karena keterbatasan lokasi atau kontur tanah.
"Saya berharap Wali Kota Jakarta Pusat dapat memberikan solusi alternatif berupa bantuan pembangunan tangki septik individual bagi ketiga rumah tersebut agar target bebas BABS dapat tercapai seratus persen," ujar Hasanudin.