Dia menjelaskan penilaian itu melibatkan sejumlah juri dari Suku Dinas Kesehatan, Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP), serta jajaran terkait lainnya.

Menurut Ahmad, penilaian tersebut bertujuan mengembangkan Kampung Siaga TBC di setiap wilayah sehingga penanganan kasus TBC dapat berjalan lebih optimal.

Setelah penilaian tingkat kota, tiga peserta terbaik akan menjalani verifikasi lapangan pada 29 Oktober 2026 sebelum melanjutkan ke penilaian tingkat Provinsi DKI Jakarta.