NADIKABAR.COM — Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Eric PZ Lumbun mengatakan pengembangan ekonomi kreatif harus mampu membuka peluang usaha dan menciptakan lapangan kerja sehingga berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi.

"Ekonomi kreatif harus terus kita dorong agar tidak hanya menjadi ruang berekspresi, tetapi juga mampu membuka peluang usaha, menciptakan lapangan pekerjaan, serta memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat," kata Eric dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu.

Eric mengatakan pengembangan ekonomi kreatif perlu didukung kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, komunitas, dan pelaku industri kreatif agar ekosistemnya semakin berkembang di Jakarta Pusat.

Menurut dia, potensi kreativitas dan talenta generasi muda perlu dikembangkan melalui kegiatan yang memberikan ruang belajar, mengasah keterampilan, serta mengenalkan peluang usaha dan profesi di sektor ekonomi kreatif.

Ia turut menyampaikan apresiasi pelaksanaan lokakarya film dan fesyen dalam event Pusatphoria 2026 yang melibatkan siswa-siswi SMK di Jakarta Pusat.

"Para siswa perlu diberikan ruang untuk belajar langsung dari para praktisi, mengasah keterampilan, serta mengenal peluang usaha dan profesi di sektor ekonomi kreatif," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Sudin Parekraf Jakarta Pusat Shinta Nindyawati mengatakan kegiatan tersebut menjadi wadah kolaborasi edukatif sekaligus ruang apresiasi bagi pelaku industri kreatif.

"Komitmen Pemkot Jakarta Pusat dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif melalui penyediaan ruang ekspresi, kolaborasi dan promosi bagi para pelaku ekonomi kreatif," ujarnya.

Diketahui, Pusatphoria 2026 diselenggarakan Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Pusat dalam rangka memperingati Hari Ekonomi Kreatif Nasional.

Acara itu menghadirkan sejumlah subsektor ekonomi kreatif, yakni musik, fesyen, kuliner, dan film, serta lokakarya film dan fesyen yang diikuti 100 peserta, khususnya siswa-siswi SMK dengan program keahlian terkait.