NADIKABAR.COM β€” Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat menyediakan layanan kesehatan hewan gratis, mulai dari pemeriksaan kesehatan, vaksinasi rabies hingga sterilisasi kucing dalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia atau World Rabies Day.

Wali Kota Jakarta Pusat Arifin mengatakan layanan tersebut bertujuan memudahkan masyarakat, khususnya pemilik hewan peliharaan, untuk menjaga kesehatan dan kesejahteraan hewan sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap pencegahan rabies.

β€œIni tentunya memberikan layanan bagi para pencinta kucing yang memiliki kucing di rumah. Silakan manfaatkan kesempatan ini supaya kucingnya mendapatkan vaksinasi rabies dan bisa dilakukan sterilisasi,” kata Arifin di Jakarta, Kamis.

Ia menjelaskan, vaksinasi rabies penting untuk melindungi hewan peliharaan sekaligus mengurangi risiko penularan penyakit tersebut kepada manusia.

Oleh karena itu, pemilik hewan diimbau melakukan vaksinasi sesuai anjuran petugas kesehatan hewan.

Selain layanan kesehatan hewan, kegiatan yang digelar Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Pusat bersama Lippo Icon Gajah Mada Plaza itu juga diisi kontes kucing dan lomba mewarnai bertema kucing dan anjing bagi anak-anak taman kanak-kanak (TK) dan pendidikan anak usia dini (PAUD).

Arifin mengatakan peserta kegiatan tidak hanya berasal dari Jakarta Pusat, tetapi juga dari wilayah lain, termasuk Jakarta Barat dan Depok.

Salah seorang peserta, Dewi Jutasari, warga Limo, Depok, mengaku terbantu dengan layanan vaksinasi gratis tersebut karena sebelumnya kesulitan mendapatkan informasi mengenai lokasi pelayanan.

β€œSaya senang kalau ada vaksin gratis. Saya memang ingin memvaksin kucing, tetapi sebelumnya masih bingung mencari tempat dan informasi pelayanannya,” ujar Dewi.

Peserta lainnya, Ajeng, warga Petojo Utara, Jakarta Pusat, memanfaatkan layanan sterilisasi gratis untuk kucing penyelamat (rescue) miliknya bernama Bolu.

Ia mengatakan biaya sterilisasi di klinik hewan dapat mencapai sekitar Rp450 ribu, sehingga layanan gratis tersebut membantu mengurangi pengeluaran pemilik hewan.

β€œPas tahu ada program ini, saya senang banget. Biaya steril di klinik bisa sekitar Rp450 ribu, sedangkan di sini gratis. Jadi, sangat membantu,” kata Ajeng.