"Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus mendukung tumbuh kembang anak melalui metode bermain sambil belajar," katanya.
Firmanuddin menjelaskan, pemanfaatan APE juga harus diimbangi dengan peningkatan kreativitas tenaga pendidik. Sebab, ketersediaan sarana pembelajaran yang memadai perlu didukung kemampuan dan pemahaman guru dalam mengaplikasikannya secara tepat selama proses belajar mengajar.
Ia meminta agar sekolah membangun kolaborasi yang erat dengan orang tua murid. Dengan demikian, pola pendidikan yang diterapkan di sekolah dapat berjalan selaras dengan pola asuh serta kebiasaan anak di lingkungan keluarga.
"Pastikan pola edukasi di sekolah sejalan dengan pola asuh di rumah, sesuai dengan kearifan lokal dan kebiasaan anak-anak kita," ucapnya.