Sementara itu, Ketua Umum Kawan Stroke Indonesia (KASI), Maria Rosasinta memaparkan, saat ini terdapat tujuh rumah sakit yang sudah bergabung dan menunjukkan kepedulian terhadap penanganan penyakit stroke di Indonesia.
Ia mengatakan, stroke merupakan penyakit serius yang membutuhkan perhatian bersama karena memiliki dampak besar terhadap angka kematian dan kecacatan.
"Stroke bukan penyakit ringan, tetapi penyakit yang harus kita pedulikan karena sudah menduduki peringkat pertama untuk kematian dan kecacatan di dunia," katanya.
Maria menjelaskan, perkembangan komunitas stroke di Indonesia menunjukkan peningkatan, dari yang awalnya hanya empat komunitas, jumlahnya berkembang menjadi enam dan hingga kini mencapai lebih dari 20.000 komunitas di seluruh Indonesia.
Melalui peringatan Hari Stroke Sedunia, Kawan Stroke Indonesia berharap para penderita stroke dan masyarakat luas semakin peduli terhadap pentingnya pencegahan.