"Kami juga menyediakan makanan siap santap dan air mineral sebanyak masing-masing 150 boks per hari dan terus berlangsung selama tujuh hari penuh, sesuai dengan durasi masa tanggap darurat yang ditetapkan," tutur Bernard.
Di sisi lain, salah seorang penyintas kebakaran Arlela mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang sudah berdatangan dari berbagai pihak.
Bagi Arlela, bantuan tersebut cukup meringankan beban warga terdampak setelah kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran. Meski demikian, ia menginginkan adanya bantuan lanjutan, terutama untuk pembangunan kembali rumah warga yang terdampak.
"Semoga kami bisa kumpul kembali dengan keluarga, dengan kondisi rumah seperti sebelumnya. Kami ingin beristirahat di rumah yang layak huni," ungkap Arlela.