"Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Pemkot Jakarta Selatan dan TP PKK berharap upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan dapat terus diperkuat, sehingga tercipta lingkungan yang peduli dan mampu mendukung tumbuh kembang anak secara optimal," ucapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua TP PKK DKI Jakarta, Dewi Rano, menyoroti pentingnya kewaspadaan terhadap ancaman kanker pada anak berdasarkan data Global Cancer Observatory.
Tercatat ada 11.156 kasus baru kanker pada anak usia 0 hingga 19 tahun setiap tahunnya di Indonesia, dengan leukemia sebagai jenis yang paling banyak ditemukan, yakni sekitar 34,8 persen.
"Peran kita tidak hanya membantu mengenali gejala kanker pada anak, tetapi juga memberikan dukungan kepada anak dan keluarga yang berjuang menjadi penyintas kanker. Pengetahuan di tingkat keluarga sangat penting untuk membangun lingkungan yang peka terhadap kesehatan anak," katanya.
Sementara itu, Ketua Bidang IV TP PKK DKI Jakarta, Suni Sigit, menyampaikan kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat, memberikan pemahaman tanda dan gejala awal kanker pada anak, serta mendorong deteksi dini dan penanganan yang cepat.