Selain itu, dia mendorong Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk terus melakukan sosialisasi pendidikan pemilih, khususnya kepada pemilih pemula.

Sosialisasi perlu dilakukan secara berkelanjutan mengingat kelompok pelajar yang nantinya menjadi pemilih pada Pemilu 2029 perlu mendapatkan pemahaman mengenai hak dan kewajibannya sebagai pemilih sejak dini.

"Karena Pemilu nantinya tahun 2029, sosialisasi seperti ini terus dilaksanakan secara rutin dari tahun ke tahun sampai semua sasaran yang kira-kira nanti menjadi pemilih bisa tersosialisasikan dengan baik," jelas Munjirin.

Selain itu, dia juga menyoroti pentingnya koordinasi dengan unsur TNI dan Polri yang akan memasuki masa pensiun agar mendapatkan pemahaman mengenai kepemiluan sebelum menggunakan hak pilihnya sebagai masyarakat sipil.