Keluarga diarahkan untuk menyesuaikan administrasi kependudukan, khususnya KTP sesuai domisili, sehingga dapat mengakses berbagai program bantuan sosial yang tersedia.
Dalam penanganan tersebut, Baznas Bazis Kota Jakarta Timur juga memberikan dukungan berupa peralatan tulis dan seragam sekolah bagi anak-anak tersebut.
"Langkah kolaboratif ini diharapkan dapat membantu ketiga anak kembali memperoleh hak pendidikan sekaligus meringankan beban keluarga dalam memenuhi kebutuhan sekolah," ungkap Lurah Jatinegara Faqih Insani.
Dia menegaskan Pemerintah Kota Jakarta Timur terus mendorong agar anak-anak yang mengalami putus sekolah mendapatkan pendampingan dan akses pendidikan sesuai kondisi masing-masing.
"Harapannya, tentu mereka bisa tetap memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan dan meraih masa depan yang lebih baik," imbuh Faqih.