NADIKABAR.COM — Pemerintah Kota Jakarta Timur memperkuat dukungan terhadap Palang Merah Indonesia (PMI) melalui Bulan Dana untuk pelayanan sosial dan kemanusiaan.

"Kegiatan Bulan Dana PMI ini bukan sekadar pengumpulan dana biasa, melainkan bentuk kepedulian sosial kita bersama untuk membantu sesama," kata Wali Kota Jakarta Timur Munjirin di Jakarta, Kamis.

Munjirin menyebut pihaknya sudah melakukan rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Bulan Dana PMI 2026 di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Rabu (28/10) kemarin.

Menurut Munjirin, keberhasilan program penggalangan dana tersebut membutuhkan komitmen dan kolaborasi seluruh jajaran pemerintah daerah.

Selain itu, Munjirin menjelaskan PMI merupakan mitra strategis pemerintah dalam penanganan kemanusiaan dan kebencanaan yang keberhasilannya harus didukung bersama.

"Saya meminta kepada seluruh jajaran camat, lurah, hingga unit-unit kerja terkait untuk terus bergerak aktif, memperkuat kolaborasi, dan memastikan seluruh potensi penggalangan dana tergarap dengan baik dan transparan," jelas Munjirin.

Sementara itu, Ketua PMI Jakarta Timur Bambang Pangestu Aldriyan mengatakan kesiapan seluruh unit dan pihak terkait dalam mendukung serta menyukseskan pelaksanaan penggalangan dana kemanusiaan ini.

Menurut Bambang, evaluasi tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh potensi masyarakat dan unit terkait dapat digali secara optimal dan sukarela.

"Secara garis besar, unit terkait, baik kelurahan, kecamatan, maupun unit-unit lainnya siap untuk menyukseskan Bulan Dana PMI. Memang penggalangan ini dilakukan secara sukarela, tetapi potensi-potensi yang ada terus kita gali agar target tersebut bisa tercapai," jelas Bambang.

Menjelang batas akhir kegiatan pada November mendatang, Bambang optimis dapat mencapai target yang telah ditetapkan melalui pendekatan sosialisasi dan komunikasi yang persuasif kepada masyarakat.

"Kita tetap optimistis karena kegiatan masih berjalan dan masih ada waktu satu bulan. Kita terus menyosialisasikan kegiatan Palang Merah Indonesia dengan pendekatan dan komunikasi yang baik kepada masyarakat," ucap Bambang.

Lebih lanjut, Bambang mengaku pihaknya sudah memberikan pemahaman bahwa kegiatan bulan dana ini merupakan kegiatan resmi sesuai aturan untuk menjalankan roda organisasi PMI.

"Agar PMI dapat terus hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan bantuan sesuai dengan tugas dan fungsinya, khususnya di wilayah Jakarta Timur," ujar Bambang.

Bambang berharap kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat serta jajaran aparatur pemerintah terus meningkat, sehingga dana kemanusiaan yang terkumpul dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk pelayanan sosial, penanggulangan bencana, dan kegiatan kemanusiaan lainnya.