Kedua, kader muballigh diharapkan berperan aktif dalam memperkuat ketahanan keluarga dan lingkungan sosial. Ketiga, dai cilik perlu membiasakan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari.

"Kepada anak-anakku para dai cilik, teruslah belajar dan berbakti kepada orang tua serta guru. Terapkan akhlak mulia melalui kejujuran, menjaga kebersihan lingkungan, dan semangat gotong royong," ujar Fredy.

Sementara itu, Ketua Yayasan Mutiara Al-A’la Ummul Barqi mengatakan kegiatan Tamhidul Muballighah Angkatan ke-8 dan dai cilik merupakan hasil kolaborasi Majelis Taklim Al-A’la di tiga kecamatan, yakni Tanjung Priok, Koja, dan Cilincing, dengan dukungan dari Pengurus Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (PPIJ).

Dia menuturkan acara pelantikan itu dirangkaikan dengan Tabligh Akbar bertema "Mendidik dengan Cinta, Mengasuh dengan Ilmu, dan Menginspirasi dengan Keteladanan".