“Pemerintah membutuhkan gagasan dan energi generasi muda. Masa depan kota ini turut ditentukan oleh kontribusi nyata pemuda hari ini,” kata Reza.

Dialog publik itu diikuti 100 peserta dari berbagai organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) dan komunitas kepemudaan di Ruang Fatahillah, Kantor Wali Kota Jakarta Utara.