NADIKABAR.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), menggandeng Kongres Wanita Indonesia (Kowani) untuk memperluas deteksi dini tuberkulosis (TBC) dan kanker payudara melalui skrining kesehatan serta dukungan bagi pasien, khususnya perempuan.
Wakil Wali Kota Kupang Serena Francis di Kupang, Jumat, mengatakan bahwa pemberantasan TBC membutuhkan keterlibatan semua pihak, bukan hanya tenaga kesehatan.
“TBC bisa dicegah, diobati dan disembuhkan. Karena itu, kita perlu melakukan deteksi dini dan memastikan pengobatan dijalani secara teratur sampai tuntas,” ujarnya saat menghadiri kegiatan Kolaborasi Kesehatan Masyarakat untuk Pemberantasan TBC di RSUD S.K. Lerik Kota Kupang.
Dia menyampaikan bahwa Pemkot Kupang terus mendorong skrining untuk menemukan kasus TBC sedini mungkin.
Hingga saat ini, skrining telah menjangkau sekitar 4.800 orang dan menemukan 230 kasus. Pemerintah menargetkan jangkauan skrining meningkat menjadi 7.100 orang hingga akhir November 2026.
Menurut dia, capaian tersebut perlu diikuti dengan kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri ketika mengalami gejala yang mengarah pada TBC, menjalani pengobatan secara teratur, serta mendukung pasien agar dapat menyelesaikan pengobatannya.