NADIKABAR.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram berharap pemerintah pusat memberikan dukungan penuh dalam penganggaran gaji guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Penuh Waktu maupun PPPK Paruh Waktu. Langkah ini dinilai mampu meringankan beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Mataram di tengah efisiensi anggaran.

"Kami pastinya bersyukur jika pemerintah mengambil alih masalah penggajian guru PPPK Penuh Waktu maupun Paruh Waktu," kata Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Mataram, Yusuf, saat diwawancarai, Senin (31/8/2026).

Pemkot Mataram kini mempunyai 2 ribu guru PPPK Penuh Waktu dan 500 guru PPPK Paruh Waktu. Menurut Yusuf, beban penganggaran pegawai pada tahun ini, termasuk guru PPPK Penuh Waktu dan PPPK Paruh Waktu, sangat menekan APBD Mataram.