Nantinya, kata dia, program tersebut terus digencarkan, sehingga target bantuan yang telah ditentukan dapat tercapai dan berjalan dengan optimal.

"Hingga kini, 278 siswa dari keluarga tidak mampu telah menerima bantuan untuk menyelesaikan tunggakan biaya pendidikan yang membuat ijazah mereka masih tertahan," kata dia.

Rico Waas menjelaskan bantuan bakal diberikan berdasarkan data dan bukti tunggakan yang disampaikan pihak sekolah dan dibayarkan mencakup SPP dan biaya pendidikan lainnya dengan nilai bantuan maksimal Rp2,5 juta.