Ia menyebut pengerjaan pengerukan dan penanganan aliran sungai tersebut telah dimulai sejak 14 September 2026 dan ditargetkan selesai pada akhir November 2026.
Menurut dia, koordinasi dengan BWS Sumatera V terus dilakukan untuk mengantisipasi potensi banjir di sejumlah titik rawan di Kota Padang.
Ia menyampaikan apresiasi kepada BWS Sumatera V atas dukungan dan bantuan penanganan sungai yang dialokasikan untuk Kota Padang, terutama dalam upaya mengurangi risiko bencana bagi masyarakat.
"Kami berharap sinergi dengan BWS Sumatera V dapat terus terjalin dalam menangani persoalan pendangkalan sungai di Kota Padang. Kolaborasi ini menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan perlindungan bagi masyarakat, khususnya yang bermukim di kawasan rawan banjir,” kata dia.