NADIKABAR.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Padang Panjang mendorong percepatan penanganan Jalan Rao-Rao-Koto Katiak atau Jalan Lingkar Selatan serta dua jembatan yang terdampak bencana. Pemulihan diperlukan untuk mengembalikan konektivitas dan memastikan infrastruktur yang dibangun lebih tahan terhadap ancaman bencana berulang.
Kebutuhan tersebut mengemuka dalam monitoring dan evaluasi Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera di Kota Padang Panjang, Senin (31/8). Kegiatan dipimpin Ketua Tim Monev Sumatera Barat (Sumbar) Satgas PRR, Brigjen Pol Yopie Indra Sepang bersama Pemkot Padang Panjang dan unsur terkait.
Hasil peninjauan menunjukkan Jalan Lingkar Selatan terputus total pada tiga segmen dengan kebutuhan penanganan sepanjang sekitar 500 meter. Kerusakan tersebut mengganggu konektivitas dan mobilitas masyarakat sehingga membutuhkan penanganan lebih cepat.
Selain jalan, kerusakan ditemukan pada abutmen Jembatan Gatot Subroto sepanjang sekitar 7,5 meter dan Jembatan Ngalau sepanjang sekitar 14 meter. Kerusakan dipicu gerusan pada sisi sungai yang berpotensi mengganggu stabilitas kedua jembatan apabila tidak segera ditangani.