Dukungan tersebut antara lain diberikan melalui peminjaman alat pertanian untuk mengolah lahan. Selain itu, Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Pekanbaru telah menyalurkan bantuan pupuk untuk tanaman jagung pipil di pesantren tersebut.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan pertanian di Pondok Pesantren Khairul Ummah 2 melibatkan kelompok tani sebagai pendamping. Kelompok tani membantu proses pengolahan lahan dan penanaman, sedangkan pihak pesantren menyediakan lahan.

"Pesantren tidak bekerja sendiri. Ada kelompok tani yang mendampingi dan membantu pengolahan lahan. Alat-alatnya juga kami bantu. Inilah bentuk kolaborasi antara pondok pesantren, kelompok tani, dan pemerintah," pungkas Markarius.