"Nanti kebutuhan pengembangannya disampaikan bertahap, agar kita bersama Dinas Ketahanan Pangan bisa memetakan intervensi yang paling tepat," katanya.

Salah satu kebutuhan untuk produksi di sentra bandeng tersebut adalah peralatan pengolahan, termasuk penyediaan mesin presto berkapasitas besar.

Ia menyebutkan bahwa kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan mesin bagi pelaku UMKM.

"Yang dibutuhkan apa? Panci untuk presto yang besar? Atau apa? Pemerintah Kota Semarang ada kerja sama dengan beberapa universitas yang memproduksi mesin-mesin untuk teman-teman UMKM," katanya.

Selain peralatan, persoalan akses menjadi perhatian, sebab jalan menuju sentra bandeng kerap terendam air, serta fasilitas kantong parkir bagi pengunjung belum tersedia sehingga pembeli masih memanfaatkan badan jalan.