NADIKABAR.COM — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali menyambut baik peluang meraih bagian dari total alokasi insentif fiskal sebesar Rp1 triliun yang disiapkan Kementerian Dalam Negeri bersama Badan Gizi Nasional bagi daerah yang dinilai paling sukses menyelenggarakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Pemprov Bali tentu menyambut baik dan siap mendukung penyelarasan program nasional tersebut di daerah, termasuk mengawal tata kelolanya bersama-sama agar bermanfaat sebesar-besarnya untuk masyarakat," kata Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta di Denpasar, Jumat.
Giri Prasta menilai Provinsi Bali berpotensi meraih bonus tersebut mengingat pelaksanaan program MBG di Pulau Dewata sendiri sejauh ini telah berjalan dengan sangat baik dan lancar.
Selain teknis distribusi yang lancar tanpa timbul masalah, dari sisi penyediaan juga tidak pernah melahirkan kasus seperti keracunan makanan.
Untuk menjaga tren positif pelaksanaan program prioritas tersebut, Pemprov Bali terus memperkuat sinergi pengawasan lintas sektor yang melibatkan pemerintah, swasta, masyarakat, hingga unsur TNI dan Polri.
Terkait skema kompetisi insentif fiskal nasional senilai total Rp1 triliun yang dibagi dalam beberapa gelombang dan wilayah tersebut, Giri optimistis stimulus itu menjadi wujud motivasi kuat bagi Pemprov Bali maupun pemerintah kabupaten/kota se-Bali untuk semakin terpacu mengoptimalkan pembangunan dan pengawasan Program MBG.
Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran pemerintah daerah di Bali memiliki komitmen yang sama dalam merespons stimulus positif dari pemerintah pusat tersebut demi kemajuan pembangunan wilayah.
Sementara itu Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan dukungan penuh Pemprov Bali terhadap keberlanjutan Program MBG yang diselaraskan dengan peningkatan anggaran sektor pertanian dalam arti luas.
Dukungan nyata tersebut disampaikan Koster saat membacakan pidato tanggapan dalam sela-sela Rapat Paripurna DPRD Bali.
Koster menegaskan, Pemprov Bali siap menyediakan dan memberdayakan aset lahan milik provinsi, kabupaten/kota, hingga desa untuk menyokong kebutuhan lahan pangan lokal MBG serta operasional dapur masyarakat.
Selain penyediaan lahan pangan untuk MBG, Pemprov Bali juga menyiapkan pemanfaatan lahan-lahan potensial daerah guna mendukung keberadaan Koperasi Desa Merah Putih di seluruh wilayah Bali.