"Nantinya content creator menyampaikan ke khalayak ramai, baik itu masyarakat lokal, wisatawan asing, artinya seluruh masyarakat bahwa Bali itu mempunyai beberapa titik kawasan konservasi," ungkapnya.

Ia mencontohkan, wisatawan yang telah membayar retribusi bukan berarti bebas melakukan aktivitas apa pun di kawasan konservasi.

"Kalau kita berenang kalau kita sudah membayar retribusi bukan berarti kita sudah bebas melakukan apapun di kawasan konservasi? Ya enggak begitu konsepnya," tutur Sumardiana.