"Saya mengucapkan terima kasih kepada PT. Wisma Nusantara Internasional, karena SD ini bisa dibangun berdasarkan dari nilai koefisien lantai bangunan atau KLB. Nah total pembangunan sekolah ini mencapai hampir Rp50 miliar lebih," katanya.

Pihaknya memastikan ketepatan waktu, kehati-hatian, dan pengalaman kontraktor dalam proses pembangunan, mengingat akses menuju lokasi cukup terbatas.

Rano mengatakan masih terdapat tantangan dalam memastikan hasil pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat. Pada semester I 2026, rasio gini Jakarta tercatat 0,435, sementara jumlah penduduk miskin turun menjadi 432,65 ribu jiwa atau 3,96 persen.

"Capaian tersebut harus terus kita dorong dengan memastikan semakin banyak masyarakat memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kualitas hidupnya," katanya.