NADIKABAR.COM — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjadikan Benyamin S Award (BSA) sebagai salah satu akselerator untuk memperkuat daya saing Jakarta menuju kota global.

Hal itu disampaikan Kepala Biro Kerja Sama Daerah Setda DKI Jakarta, Tona Hutauruk, dalam penganugerahan Benyamin S Award 2026 di Jakarta, Jumat (30/10).

"BSA akan menjadi salah satu akselerator penguatan daya saing Jakarta menuju Kota Global, dengan mengoptimalkan potensi lokal tanpa kehilangan identitas aslinya," kata Tona.

Tona mengatakan Benyamin S Award telah bertransformasi menjadi sebuah gerakan strategis di akar rumput.

Gerakan yang membuktikan perwujudan Jakarta yang Bersih, Nyaman, Indah, dan Sejahtera bisa dicapai melalui kepemimpinan Lurah yang inovatif dan partisipasi warga dan berbagai pihak yang solid.

Ia menjelaskan proses penjurian tahun ini bergulir secara komprehensif, diawali dari proses penyaringan oleh para Wali Kota dan Bupati yang merekomendasikan jajaran Lurah terbaik di wilayahnya.

"Hasilnya, antusiasme dan kualitas kepesertaan meningkat, dari 27 Lurah pada tahun 2025, menjadi 52 Lurah pada tahun ini. Dari proses penyaringan ketat tersebut, telah terpilih 10 Lurah Finalis," katanya.

10 kelurahan yang menjadi finalis Benyamin S Award 2026 yakni, Kelurahan Kebon Sirih, Kelapa Gading Timur, Srengseng, Sukabumi Utara, Taman Sari, Kebon Baru, Cilandak Barat, Utan Kayu Selatan, Malaka Sari dan Kelurahan Pulau Panggang.

Mereka bersaing untuk meraih penghargaan kelurahan dengan kategori bersih, nyaman, indah dan sejahtera.