"Untuk TBC, penanganan pertama yang harus dilakukan adalah menemukan kasusnya. Sampai dengan saat ini kami sudah menemukan sekitar 40.000 lebih kasus TBC di Jakarta dan targetnya adalah kami seharusnya menemukan sekitar 68.000 kasus TBC," jelasnya.
Dinkes DKI juga berupaya memperkuat pencegahan penularan TBC. Salah satunya, melalui pemberian terapi pencegahan tuberkulosis (TPT) kepada keluarga atau orang yang tinggal serumah dengan pasien TBC.
Ika mengakui capaian pemberian terapi pencegahan tersebut masih perlu ditingkatkan. Karena itu, pihaknya berkoordinasi dengan berbagai unsur kewilayahan untuk mendorong masyarakat yang punya anggota keluarga penderita TBC bersedia mengikuti terapi pencegahan.