"Karena memang beberapa ruas sekarang ini terdampak, misalnya seperti Jalan Gajah Mada, Hayam Wuruk, dan sebagainya, sedang kita kaji untuk segera diputuskan," kata Pramono.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan pihaknya tengah mengevaluasi penerapan ganjil genap yang telah berlangsung selama 10 tahun di Jakarta.

Evaluasi tersebut tidak hanya melihat dampak ganjil genap terhadap kemacetan, tetapi juga pengaruhnya terhadap aktivitas ekonomi.

Penerapan ganjil genap selama ini dinilai membantu mengurangi kemacetan, namun di sisi lain juga memengaruhi kondisi ekonomi warga.