NADIKABAR.COM β Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyalurkan bantuan Pemutihan Ijazah Tahap II Tahun 2026 kepada 2.810 warga, dengan total nilai Rp4,67 miliar.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan keterbatasan ekonomi tidak boleh menghalangi generasi muda dalam mengembangkan potensi dan meraih masa depan yang lebih baik.
βProgram ini sejalan dengan semangat Sumpah Pemuda, yaitu jangan sampai anak muda kehilangan kesempatan hanya karena ijazahnya tertahan. Setelah ijazah dapat diakses kembali, mereka harus punya kesempatan melanjutkan pendidikan, mencari pekerjaan, dan membangun masa depan,β ujar Pramono saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di halaman Balai Kota DKI Jakarta, Rabu.
Bantuan senilai Rp4.671.693.000 tersebut diberikan kepada penerima dari berbagai jenjang pendidikan, dengan rincian 199 lulusan SD, 911 lulusan SMP, 304 lulusan SMA, 1.104 lulusan SMK, 289 lulusan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), serta tiga lulusan Sekolah Luar Biasa (SLB).