NADIKABAR.COM — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan penataan Kali Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, mulai dilakukan pada awal 2027 dan rampung pada 2028.
"Ini nanti saya minta minggu depan Kepala Dinas Sumber Daya Air sudah mempresentasikan rencananya. Kemudian awal tahun depan sudah harus dimulai. Mungkin perlu waktu satu tahun," ujar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo usai meninjau Kali Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin.
Pramono mengatakan kawasan sepanjang 2,3 kilometer itu akan ditata secara menyeluruh. Sebab, pengerukan saja tidak cukup karena kondisi kali berpotensi kembali seperti semula jika tidak disertai penataan kawasan.
"Saya sudah datang tiga kali. Dan tadi akhirnya saya sudah memutuskan bahwa penanganan ini tidak bisa lagi hanya sekadar untuk menggali, karena saya melihat kalau ini hanya digali, pasti nanti akan kembali," katanya.
Dalam penataan tersebut, Pramono menjelaskan pihaknya berencana membangun turap di sisi kiri dan kanan kali. Fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) yang saat ini masih tersedia secara parsial juga akan ditata, serta kawasan sungai juga akan dihijaukan.
"Nanti kiri-kanannya dibuat turap, kemudian MCK yang selama ini masih bersifat parsial di sini nanti akan ditata secara khusus, kemudian turapnya dibuat, dan sepanjang 2,3 kilometer saya sudah minta juga dihijaukan," paparnya.
Dia memastikan penataan Kali Kebon Melati tidak dilakukan dengan menggusur warga yang telah puluhan tahun tinggal di kawasan tersebut karena sebagian warga juga memiliki mata pencaharian di sekitar lokasi.
"Masyarakat tinggal di sini rata-rata sudah puluhan tahun, dan tentunya hampir sebagian juga mata pencariannya di dekat ini, karena penataan kawasan, tidak kita lakukan penggusuran," jelas Pramono.