Menurut Karsudi, kemudian disusul oleh Kabupaten Biak Numfor dengan kuota solar sebesar 5.006 kiloliter, minyak tanah 5.162 kiloliter, dan pertalite 15.102 kiloliter. Sementara itu, Kabupaten Jayapura memperoleh 5.522 kiloliter solar, 6.829 kiloliter minyak tanah, serta 18.613 kiloliter pertalite.
"Meski begitu kuota yang ada ini kurang oleh sebab itu kami sedang berupaya untuk meningkatkan penambahan kuota BBM, terutama untuk memenuhi kebutuhan industri dan guna menunjang proyek strategis nasional yang ada di Papua," ujarnya.
Dia menjelaskan upaya penambahan kuota dilakukan melalui koordinasi dengan pihak terkait, termasuk untuk memastikan distribusi BBM berjalan sesuai kebutuhan dan peruntukannya.