NADIKABAR.COM — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) mengingatkan para pencari kerja dan lulusan baru (fresh graduate) tidak hanya mengandalkan selembar ijazah akademik di tengah ketatnya persaingan dunia kerja.
Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Tenaga Kerja serta Transmigrasi Disnakertrans Jabar Hendra Kusuma Sumantri mengungkapkan selain hanya ijazah, para pencari kerja juga wajib menguasai kompetensi industri, kedisiplinan, kemampuan komunikasi, sertifikasi keahlian, hingga penguasaan bahasa asing.
"Jangan hanya menunggu lowongan pekerjaan. Para pencari kerja harus terus mengasah kompetensi dan soft skill, membangun jejaring, serta aktif mencari peluang. Manfaatkan berbagai platform dan kegiatan career expo untuk menemukan jalan menuju dunia kerja. Keaktifan meningkatkan keterampilan sangat dibutuhkan untuk menembus pasar kerja saat ini," kata Hendra di sela pembukaan bursa kerja Unpas Career Expo 2026 di Bandung, Sabtu.
Terkait bursa kerja yang menawarkan sebanyak 2.269 lowongan, Hendra mengaku sangat mengapresiasi langkah Unpas tersebut karena dinilai mampu memperkuat kolaborasi strategis antara perguruan tinggi, dunia usaha, alumni, dan pemerintah guna memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.
"Kami mengapresiasi dan memberikan penghargaan kepada Unpas. Kegiatan ini menjadi kesempatan yang tepat bagi para pencari kerja untuk bertemu langsung dengan perusahaan," ujar Hendra.
Dalam gelaran bursa kerja tersebut sebanyak 2.269 peluang lowongan itu terbagi dalam 104 formasi jabatan dari 29 perusahaan skala nasional maupun internasional di sektor perbankan, teknologi, manufaktur, hingga industri kreatif, serta melibatkan 10 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan Pasundan.
Ketua Divisi Career Development Center (CDC) Unpas sekaligus Ketua Panitia Unpas Career Expo 2026 Dewi Yuliati Indah dan Sekretaris CDC Unpas Dini Nadila menjelaskan bursa kerja yang terbuka bagi lulusan perguruan tinggi dan masyarakat umum ini dirancang untuk menjembatani komunikasi langsung antara pencari kerja dan pihak perusahaan.
"Melalui career expo ini, kami ingin memberikan kesempatan kepada para pencari kerja untuk berkomunikasi langsung, membangun jejaring, dan menemukan peluang karier. Kami juga ingin menjadi wadah bagi perusahaan untuk mendapatkan talenta unggul yang berkarakter dan siap bekerja," ujar Dewi.
Untuk menjamin keamanan dan kepastian bagi para pelamar, pelaksanaan kegiatan ini turut menggandeng Kementerian Ketenagakerjaan (Kementrans) RI, Disnakertrans Jabar, Disnaker Kota Bandung, Ikatan Alumni Universitas Pasundan (IKA Unpas), serta sejumlah organisasi mahasiswa.
"Kami berharap jumlah peserta bisa melampaui 3.000 orang. Kami mengajak alumni, fresh graduate, dan masyarakat umum memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Perusahaan yang hadir telah melalui proses verifikasi legalitas bersama pemerintah dan instansi terkait," katanya.