"Yang terbakar 30 hektar. Yang tersisa setelah kemarin ditangani tinggal 20 persen lagi. Itu pun pada titik-titik api yang tidak terlalu rawan," kata Gubernur.

Untuk memastikan api tidak meluas, Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) mengerahkan helikopter bantuan dari Kementerian Pertahanan (Kemhan), Mabes TNI, Angkatan Udara, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk melakukan water bombing di titik-titik sulit dijangkau.

KDM menjelaskan, medan Gunung Ciremai berbeda dengan Kalimantan. Jika di Kalimantan api menjalar ke samping, api di Ciremai merambat ke atas dengan sumber air yang terbatas.

Untuk mengatasinya, Pemprov menerapkan strategi menyekat dengan memfungsikan kembali kanal alami di hutan.