Ia juga menegaskan pembangunan Kepri tidak cukup hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus memastikan stabilitas dan pemerataan antardaerah.
Pemerintah Provinsi Kepri, lanjutnya, terus memantau tingkat kesenjangan melalui berbagai indikator, termasuk rasio gini, sehingga intervensi pembangunan dapat diarahkan kepada wilayah dan kelompok masyarakat yang masih membutuhkan perhatian.
"Rapor kinerja kita melalui capaian-capaian makro menjadi pegangan untuk terus dievaluasi. Kita mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi kita juga mesti menjaga stabilitas dan disparitas antara satu wilayah dengan wilayah lainnya," ujar Ansar.
Ansar melanjutkan upaya pemerataan pembangunan di Kepri diwujudkan melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, meliputi perlindungan kecelakaan kerja bagi nelayan dan petani, bantuan penyambungan listrik gratis bagi lebih dari 15.200 rumah, layanan rumah singgah, fasilitasi pemulangan jenazah, hingga program bedah 200 unit rumah masyarakat suku laut.