"Yang dalam wewenang provinsi, di Lampung Utara itu ada 156 km. Dan 93 persen ini dalam keadaan mantap. Yang 7 persen ini masih belum keadaan mantap. Ini yang akan kita dorong terus tahun-tahun ke depan supaya bisa diperbaiki," jelasnya.
Ia menambahkan, perbaikan jalan tidak bisa ditawar karena menyangkut hajat hidup masyarakat secara langsung di berbagai sektor strategis.
"Ya tentu, jalan (adalah) urat nadi utama ekonomi, sosial, pendidikan, dan lain-lain itu, semua butuh jalan," tegasnya..
Ia selanjutnya menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten agar pembangunan ruas jalan tidak berjalan terpisah, melainkan saling tersambung satu sama lain.