"Akomodasi alternatif bukan hanya camping ground, tapi kami juga punya yang milik ITDC yaitu Sade Social Club. Ada 38 kamar baru dan sudah bisa berfungsi bulan ini," kata Troy.
Troy mendukung rencana Gubernur NTB mengundang para gubernur se-Indonesia untuk menonton langsung ajang balap bergengsi itu di Sirkuit Mandalika. Ia berharap dampak ekonomi ajang balap dunia itu tidak hanya dinikmati oleh warga di kawasan Mandalika, tetapi merata hingga ke Mataram dan Senggigi.
"Tahun 2024 itu dampaknya Rp 4,2 triliun, tahun 2025 Rp 4,9 triliun. Harapannya tahun ini bisa mencapai angka Rp 5 triliun sekian. Penjualan tiket luar negeri juga oke, bahkan ada pembeli sampai dari Monako," imbuh Troy.
Saat ini, berbagai persiapan fisik MotoGP Mandalika 2026 telah mencapai 80 persen. Menurut Troy, penyelenggara menjadwalkan akan menggelar rapat koordinasi teknis pada 17 September mendatang. Termasuk memastikan kesiapan akhir sirkuit hingga fasilitas penunjang lainnya.