NADIKABAR.COM — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus berkomitmen memperkuat tata kelola Satu Data melalui standardisasi, integrasi sistem digital, dan kolaborasi lintas pemerintahan guna mendukung perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berbasis bukti.

Komitmen tersebut mengemuka dalam Workshop Koordinasi dan Penguatan Kolaborasi Forum Satu Data Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi NTT di Aula Fernandez, Kantor Gubernur NTT di Kupang, yang berlangsung selama tiga hari yakni 27-29 September 2026.

Kegiatan ini melibatkan jajaran pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-NTT, Kementerian PPN/Bappenas, Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) Australia, Badan Pusat Statistik (BPS), serta Program SKALA (Sinergi dan Kolaborasi untuk Akselerasi Layanan Dasar)

Program SKALA merupakan program kemitraan antara Pemerintah Australia dan Pemerintah Indonesia yang dikelola bersama Bappenas, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Keuangan untuk mengurangi kemiskinan dan ketimpangan, yang salah satu fokus utamanya adalah memperkuat tata kelola Satu Data Pemerintah Provinsi NTT melalui pengembangan Portal Satu Data SASANDO.

Selama tiga hari pelaksanaan, pembahasan difokuskan pada pemetaan kondisi penyelenggaraan Satu Data di tingkat kabupaten/kota, penguatan koordinasi teknis untuk meningkatkan kualitas serta integrasi data, hingga penyusunan rencana tindak lanjut yang terukur.

Rencana aksi ini mencakup langkah prioritas, penanggung jawab, target waktu, indikator keberhasilan, dan mekanisme pemantauan yang jelas.