NADIKABAR.COM — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan mengusulkan pembangunan empat titik Sekolah Rakyat permanen. Usulan tersebut terdiri dari dua lokasi di Kabupaten Jayawijaya, serta masing-masing satu lokasi di Kabupaten Yahukimo dan Kabupaten Yalimo.
Wakil Gubernur Papua Pegunungan Ones Pahabol mengatakan empat lokasi yang diusulkan merupakan aset milik pemerintah provinsi. Masing-masing lahan memiliki luas sekitar 10 hektare dan telah dilengkapi sejumlah fasilitas penunjang.
"(Masing-masing) kurang lebih 10 hektare. Jadi pokoknya itu tidak masalah dengan tanah. Hanya sertifikat lambat, sehingga (perlu) pelepasan, itu sebenarnya kuat," ujar Wakil Gubernur Papua Pegunungan Ones Pahabol dalam keterangan tertulis, Senin (2/11/2026).
Hal itu disampaikan Ones saat menyerahkan proposal pengajuan ke Wamensos Agus Jabo Priyono dan perwakilan sekretariat tim Transisi BPSDM Sekolah Rakyat, Jauhari, di Kantor Kemensos, hari ini.
Ones menjelaskan dari empat titik lahan yang diajukan merupakan aset milik pemerintah provinsi yang tersebar di sejumlah wilayah. Saat ini di atas lahan tersebut sudah berdiri bangunan sekolah, sehingga akses jalan, ketersediaan air, dan jaringan listrik memadai.