NADIKABAR.COM β€” Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan stok pangan hingga BBM di ibu kota aman, sehingga masyarakat tak perlu khawatir terkait hal tersebut.

β€œDi Jakarta sekarang ini terbukti dengan inflasi yang terjaga rendah dan juga stok kita terutama hal yang berkaitan dengan pangan semuanya dalam kondisi baik. Jadi di Jakarta tidak ada isu tentang BBM, isu tentang beras, isu tentang yang lain-lain,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo di Jakarta Utara, Jumat.

Untuk itu, dia mengimbau agar masyarakat tak melakukan panic buying terhadap kebutuhan pangan maupun BBM.

Sebagai pemimpin ibu kota, dirinya selama ini menjalin komunikasi dan hubungan baik dengan daerah lain. Hal inilah yang juga menjadikan stok pangan di ibu kota menjadi terkendali.

β€œSeperti tadi misalnya hari ini saya menerima Bupati dari Bangka Barat. Di Bangka Barat itu yang utama adalah lada, kemudian sawit. Saya bilang, sudah ladanya atau cabenya juga kirim saja ke Jakarta, kita akan membeli untuk itu,” ungkap Pramono.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk memantau harga dan ketersediaan pangan.

β€œPemprov DKI Jakarta terus berkoordinasi dan bersinergi dengan Pemerintah Pusat. Salah satunya melalui pelaksanaan kegiatan monitoring bersama Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan Harga dan Mutu Beras sesuai Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 369 Tahun 2026 tentang Satuan Tugas Pengawasan Harga dan Mutu Beras Tahun 2026,” papar Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta Hasudungan Sidabalok.

Melalui kegiatan ini, lanjut Hasudungan, diharapkan ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga sesuai HET serta perlindungan mutu dan keamanan pangan bagi konsumen dapat terpantau dengan baik.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga melakukan upaya lainnya guna menjaga harga dan ketersediaan pangan di ibu kota.