NADIKABAR.COM — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memastikan program cetak sawah baru seluas 3.000 hektare di daerah tersebut sebagai bagian dari langkah strategis memperkuat produksi pangan dan memperkokoh posisi Sulteng sebagai salah satu lumbung pangan nasional.

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido di Kota Palu, Sabtu, mengatakan pengembangan ekonomi daerah tidak bisa hanya mengandalkan sektor pertambangan, tetapi perlu diimbangi dengan optimalisasi sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan.

"Jadi pengembangan ekonomi daerah harus memperhatikan potensi pertanian, perkebunan, dan perikanan sehingga perlu dikembangkan secara serius agar mampu memberikan nilai tambah serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat," kata Reny.