Dia menyebutkan, pagu bantuan keuangan provinsi terinput sebesar Rp382 miliar tahun ini, di antaranya sudah berkontrak mencapai Rp325 miliar dengan penerima.
"Seperti Nias Utara Rp23 miliar, Asahan Rp28 miliar, Karo Rp23,4 miliar, Labuhanbatu Selatan Rp21,5 miliar, Padanglawas Rp20 miliar, dan Tapanuli Utara Rp25 miliar," tuturnya.
Selain itu, terdapat juga sejumlah kabupaten/kota lainnya yang menerima bantuan keuangan provinsi sebesar Rp15 miliar hingga di bawah Rp5 miliar.
"Untuk realisasi fisik pembangunan saat ini terus berjalan, dan Pemprov Sumut memastikan seluruh kegiatan didanai bantuan keuangan provinsi akan rampung hingga Desember 2026," kata Faisal.
Menurutnya, progres realisasi bantuan keuangan provinsi ini akan menjadi salah satu pertimbangan Pemprov Sumut dalam pemberian penghargaan kepada kabupaten/kota se-Sumatera Utara pada 2027.