NADIKABAR.COM — Pria berinisial TF (25) di Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar) tewas diterkam buaya saat menyelam untuk memanah ikan di pesisir Pantai Pasangkayu. Tubuh korban diseret hewan predator itu ke arah tengah laut.
"Kejadian warga diterkam buaya," ujar Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Pasangkayu, Arhamuddin kepada wartawan, Minggu (30/8/2026).
Peristiwa itu terjadi di sekitar Anjungan Pantai Pasangkayu, tepatnya di belakang masjid terapung, Kecamatan Pasangkayu pada Sabtu (29/8) sekitar pukul 22.25 Wita. Korban awalnya turun ke laut bersama temannya, NH.
Namun keduanya berpisah untuk mencari spot menyelam dengan jarak sekitar 30 meter. Keduanya diketahui menangkap ikan dengan teknik memanah atau spearfishing.
"Setelah 6 menit terpisah, saksi mendengar korban berteriak untuk meminta tolong dan berteriak ada buaya," terangnya.
Saksi kemudian bergegas menghampiri korban dan sempat melihat temannya itu sedang berusaha menyelamatkan diri sebelum akhirnya tenggelam. Saksi sempat mencari korban namun sudah tidak terlihat.
"Setelah itu, saksi mencari pertolongan, kemudian warga mendekat dan melihat ada buaya di sekitar korban menghilang," beber Arhamuddin.
Warga saat itu langsung melapor ke Basarnas dan BPBD Pasangkayu. Tim SAR gabungan kemudian turun menyisir area pantai hingga mendapati tubuh korban diseret buaya.
Tim SAR dan warga lalu beramai-ramai mengganggu buaya itu agar melepaskan korban. Tidak lama, korban bisa ditarik dari bawah air namun sudah dalam kondisi meninggal dunia.
"Korban meninggal dunia dan dievakuasi ke rumah keluarga, (ada luka gigitan) di sekitar pinggang dan paha," pungkasnya.
Dalam video beredar, pencarian korban dilakukan hingga dini hari. Tim SAR sempat merekam buaya berukuran besar yang menyeret tubuh korban.
Hewan predator itu sempat menampakkan diri sebelum kembali masuk ke dalam air. Di video lainnya, warga berusaha menarik tubuh korban dari dalam air. Tidak lama, korban berhasil dievakuasi kemudian dinaikkan ke atas perahu katinting.