Menurut Nessy, bantuan tersebut harus segera diikuti dengan pemulihan yang terukur agar warga tidak terlalu lama berada dalam situasi ketidakpastian. Pemulihan tidak boleh hanya berorientasi pada pembangunan kembali rumah, tetapi juga harus mengembalikan sumber penghidupan masyarakat.
"Yang kita pulihkan bukan hanya rumah, tetapi kehidupan masyarakatnya. Kalau rumahnya kembali tetapi penghidupannya tidak kembali, pemulihan belum selesai," katanya.
Pembangunan kembali Desa Adat Sade disebut harus tetap mempertahankan karakter, tata ruang, arsitektur tradisional dan nilai budaya masyarakat Sasak. Karena Sade bukan hanya kawasan wisata, tetapi juga ruang hidup masyarakat Sasak yang harus tetap terjaga.
Pemerintah juga didorong untuk memperkuat mitigasi dan kesiapsiagaan bencana. Upaya pencegahan dan kesiapsiagaan seharusnya tidak dilakukan setelah bencana terjadi, namun sebelum
"Mitigasi jangan baru diperkuat setelah bencana terjadi. Kita harus membangun masyarakat yang lebih siap dan aman," tutup dia.