"Di sana enggak tahu kalau itu tanduk lima. Waktu saya ambil, baru tahu kalau itu tanduk lima. Dan mereka bukan gelo (menyesal), tapi ikut senang juga karena ternyata di kandang mereka keluar tanduk lima. Dan baru sadar waktu ditimbang, saya mau bawa ke mobil," katanya.

Meski begitu, tak ada perlakuan spesial untuk domba unik tersebut. Ia tetap memberi pakan sederhana, sama seperti domba-domba lainnya.

"Kita pakannya sesederhana mungkin. Kita biasa. Kita samakan aja. Gampang (perawatannya). Untuk domba dibanding dengan kambing lebih gampang domba," kata dia.

"Untuk lebih bagus lagi kalau ada pakan penguatnya. Pakan penguat dari limbah-limbah pertanian yang nilai proteinnya lebih bagus dari rumput. Tapi, untuk untuk menekan biaya biar tidak tidak boros," ujar Handoko.