NADIKABAR.COM — Instalasi kabel semrawut di Jalan Kuningan Barat Raya, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan membuat warga risih. Kabel itu kerap membuat warga terjatuh gara-gara licin.
Pantauan NadiKabar di lokasi, Rabu (30/9/2026) kabel semrawut ada di sejumlah titik. Pertama di jalan masuk sebelum persimpangan Mampang Prapatan, dekat MI Raudhatul Mutaallimin, hingga sekitar gedung-gedung dekat Jalan Gatot Subroto.
Di lokasi pertama tiang penyangga kabel tampak ada sekitar delapan buah yang dipasang tepat di depan toko bangunan. Tiang-tiang itu berhimpitan menyangga kabel yang terlihat kusut.
Sebagian kabel bahkan terlihat menggantung rendah dan menjuntai hingga mendekati trotoar. Sementara sejumlah kabel lainnya tampak berserakan di sisi jalan.
Kabel yang menjuntai tampak hanya digulung dan dibiarkan mencuat di atas permukaan tanah. Bahkan ada yang terlihat kotor akibat bercampur dengan tanah.
Kemudian ada juga kabel yang dibiarkan timbul di atas permukaan tanah. Seorang warga sekaligus pegawai toko, Ira mengatakan kabel yang di atas permukaan tanah itu kerap membuat pelanggannya celaka.
"Sangat mengganggulah. Iya, kalau enggak hujan aja licin, gimana hujan kan tuh banyak yang suka jatuh motor. Kan orang masuknya ke sini nih, kepeleset gitu loh. Betul, kan kepeleset, licin kan itu," kata Ira saat ditemui di lokasi.
Dia mengatakan, kondisi itu sudah berlangsung lama. Baginya yang sudah bekerja selama 30 tahun di toko tersebut, pemandangan itu sangat mengganggu.
"Ya enggak lama habis dipasang, hujan tuh deras, pada nongol ke atas. Udah lama, udah lima tahunan," jelasnya.
Ira menyebut pelanggannya merasa dirugikan gara-gara terjatuh di depan toko. Bahkan kerap ada yang marah-marah.
"Ya cuma marah-marah begitu aja, mau marah sama siapa? Bingung. Iya kan? Kita juga enggak tahu ya yang punya toko, tiba-tiba udah dipasang aja," katanya.
Selanjutnya warga sekitar Herlan juga mengatakan kondisi kabel semrawut itu sudah berlangsung lama. Katanya kabel-kabel yang hendak ditanam tidak dibereskan dengan baik.
"Kayaknya sih dari dulu setahu saya enggak ada progres, Om, gitu. Kabel-kabel aja yang di atas apalagi yang di bawah itu enggak enggak ada progres gitu. Ditanam enggak gitu, diberesin juga enggak," kata Herlan.
"Terus banyak yang kejadian juga pada jatuh gitu, banyak korban. Apalagi pas lagi musim hujan tuh licin, kalau ngelewatin. Dari pemerintah tuh enggak ada ininya gitu," sambungnya.
Herlan bahkan mengetahui ada warga hingga sekolah yang patungan untuk menutup kabel yang berserakan di atas permukaan tanah. Sebab menurutnya itu membahayakan.
"Paling kalau yang depan sekolahan sama depan parkiran itu pada pada modal sendiri dia buat nutupin, karena emang bahaya juga," ucapnya.
Herlan menambahkan, kabel semrawut itu berpotensi menimbulkan kebakaran hingga membuat kerugian warga. Katanya ada satu titik kabel semrawut yang sempat terbakar beberapa waktu silam.
"Itu ngeri juga. Soalnya belum lama ini kejadian yang di seberang aja, itu udah kebakaran tiang listriknya. Mungkin gara-gara kabel apa gimana, enggak ngerti juga," katanya.
Dia berharap kabel-kabel di sana segera mendapatkan perhatian dan dibereskan. Apalagi sebentar lagi masuk musim hujan.
"Ya kepengennya warga sih dirapiin, gitu. Kalau emang misalkan ini kabelnya ditanam, ya ditanam di bawah, gitu kan. Jangan sampai ini mah ditanam enggak tapi nongol gitu di jalan, gitu. Kan ngeganggu juga," ujarnya.