NADIKABAR.COM — Tabrakan truk muatan pasir dengan KA Malabar di perlintasan kereta api sebidang berpalang pintu Jalan Raya Gondang-Ngering, Desa Sumyang, Kecamatan Jogonalan, Klaten terjadi tadi pagi. Tabrakan tidak hanya menyebabkan truk hancur tapi loko KA rusak dan penumpang dievakuasi.
Lokomotif dan rangkaian gerbong KA Malabar terpantau berhenti sejauh sekitar 800 meter dari titik lokasi tabrakan. Akibat rusaknya lokomotif, gerbong ditarik ke Stasiun Srowot menggunakan lokomotif lain.
Penumpang dapat melanjutkan perjalanan ke Malang dengan lokomotif pengganti. Sementara lokomotif yang rusak dievakuasi dengan lokomotif rescue PT KAI. Kondisi lokomotif ringsek di bagian depan.
Petugas teknis PT KAI dikerahkan ke lokasi untuk perbaikan lintasan. Bantalan rel diganti dengan yang baru karena banyak yang pecah.
"Semua penumpang, awak aman. Rangkaian tadi kita tarik ke Stasiun Srowot," jelas Manager Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih kepada wartawan di lokasi, Kamis (27/8/2026) siang.