"Jumlah ikan sudah berkurang. Kalau puluhan ton ada," kata Sunardi ditemui di lokasi, Jumat (4/8/2026).

Menurutnya, sepekan belakangan ini Bendung Karet Sungai Juana ramai didatangi warga setelah mengering. Sebab, di balik kekeringan itu, terdapat ribuan ikan sapu-sapu yang terdampar. Kondisi ini pun menjadi buruan warga sekitar.

"Ada seminggu ini ikan sapu-sapunya pada diambil oleh orang-orang," jelasnya.

Kini di lokasi banyak tersisa bangkai ikan dan belatung di lokasi. Bau menyengat pun menjadi keluhan warga sekitar lokasi Sungai Juana.

"Banyak ikan yang mati. Baunya kecing (busuk), menyengat sekali," jelasnya.