"Kemudian dari tes daerah akan kita ambil 300 orang untuk mengikuti tes di tingkat pusat. Dan pada akhirnya, dari 300 ini, kita akan menerima siswa sebanyak 180 untuk angkatan ketiga ini, sama dengan angkatan yang kedua," ujar Budhi.

Dia mengatakan tidak ada biaya untuk seluruh rangkaian seleksi hingga masa pendidikan selama 3 tahun. Dia menyebut 180 murid yang diterima akan memperoleh beasiswa penuh.

"Jadi perlu kami sampaikan bahwa selama pendaftaran tidak dipungut biaya. Pendaftaran dilaksanakan secara online. Kemudian selama mengikuti pendidikan, dari kelas 1 sampai dengan kelas 3, itu juga full beasiswa dengan sistem boarding," ujarnya.

Selain membuka pendaftaran bagi pelajar di tanah air, Polri juga mulai menjajaki peluang menerima siswa Warga Negara Asing (WNA). Kuota siswa asing ini difokuskan bagi anak-anak diplomat dan atase kepolisian negara sahabat yang bertugas di Indonesia.

"Kami juga akan menjajaki SMA Kemala Taruna Bhayangkara ini untuk bisa bekerja sama dan juga bisa menerima siswa-siswa dari warga negara asing, khususnya dari yang kami prioritaskan adalah mitra-mitra Polri, yakni atase-atase kepolisian maupun diplomat-diplomat yang ada di Indonesia. Dengan demikian, status World School yang melekat di SMA KTB ini memang benar-benar bisa terbuka untuk umum," tutur Budhi.