NADIKABAR.COM — Pendakian gunung Merbabu dibatasi dalam sebulan ini untuk mencegah kebakaran hutan di kawasan konservasi. Jalur pendakian Merbabu juga ditutup secara bergantian.
Diketahui, sejumlah jalur pendakian gunung di Indonesia ditutup sementara dan sebagian dibuka terbatas. Kebijakan dari Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Kehutanan ini sebagai upaya mencegah kebakaran hutan di kawasan konservasi.
"Nggih (Iya) mas. Di Merbabu dilakukan penutupan secara bergantian dan terbatas, mulai tanggal 1 sampai dengan 30 September (2026) jalur Thekelan, selanjutnya akan dilakukan pada jalur yang lain," kata Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb), Anggit Haryoso, saat ditelepon NadiKabar, Rabu (2/8/2026).
Di Taman Nasional Gunung Merbabu ada 5 jalur pendakian resmi. Yaitu jalur Thekelan dan Cuntel di Kabupaten Semarang. Kemudian jalur Selo di Kabupaten Boyolali, serta jalur Suwanting dan Wekas di Kabupaten Magelang.
Dijelaskan Anggit, untuk aktivitas pendakian melalui jalur Thekelan di Kabupaten Semarang ditutup sementara selama bulan September ini. Penutupan sementara jalur pendakian ini akan dilakukan secara bergantian pada jalur-jalur lainnya.